Top Social

Staycation Penghujun Tahun 2020 di Yello Hotel Harmoni Jakarta Pusat

Senin, 11 Januari 2021

 

Staycation merupakan alternatif bagi kami sekeluarga untuk mengisi liburan akhir tahun. Tadinya kami tidak merencanakan sama sekali untuk liburan di luar rumah di akhir tahun 2020, hal ini dikarenakan masa pandemi akibat covid19 yang masih belum usai. Tetapi dikarenakan kami pun merasa jenuh dan bosan berhari-hari di rumah, aku pun mempunyai ide untuk mencoba staycation di salah satu hotel yang ada di Jakarta. Dan ternyata ideku ini disambut baik oleh pak suami, padahal awalnya aku hanya iseng saja berbicara, sembari ragu bahwa ideku ini akan diiyakan oleh pak suami. “Yuk kita staycation aja yuk? Daripada gabut di rumah terus, hehe,” candaku saat itu. “Oh iya, boleh juga, kalau tidak ayo kita sesekali nginap di Puncak yuk,”ujar pak suami memberikan ide lain. “Boleh juga,” aku menyambut senang. Namun ternyata untuk bisa pergi dan menginap di Puncak, kami harus mengikuti rapid test terlebih dahulu dan untuk biaya rapid test kami bertiga saja sudah memakan biaya yang lumayan, belum lagi biaya transport dan menginap di sana, alhasil kami memutuskan untuk staycation di salah satu hotel saja di Jakarta.

Pak suami memberikan ide agar aku mencari hotel yang tidak jauh dari pusat perbelanjaan, agar nanti kami sekalian bisa berbelanja di sana. Tentunya hal ini beralasan, dikarenakan akhir tahun banyak sekali barang-barang yang dijual diskon hingga 75%. Wajar kami memilih untuk mengunjungi pusat perbelanjaan, dikarenakan selama masa pandemi covid 19 ini, kami memang hampir tidak pernah mengunjungi pusat keramaian saat di Jakarta. Hal ini dikarenakan kami cukup waspada dan berusaha menghindari penularan covid 19. Namun, di akhir tahun 2020, kami rasa sudah cukup aman pergi sebentar ke pusat keramaian, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kami pun berencana untuk mengunjungi pusat perbelanjaan Mall Atrium Senen yang berada di Jakarta Pusat. Oleh karenanya, kami akan mencari hotel yang nyaman di sekitaran mall atrium. Pilihan kami pun jatuh pada Lumire Hotel yang lokasinya bersebalahan langsung dengan Mall Atrium Senen. Setelah memesan hotel dengan menggunakan aplikasi traveloka pada tanggal 25 Desember 2020, kami pun berencana untuk menginap (staycation) di hotel Lumire Jakarta Pusat pada tanggal 28 Desember 2020.

Senin, 28 Desember 2020

Tibalah hari H untuk kami pergi staycation  ke Lumire Hotel. Sekitar jam 14.00 kami (aku, pak suami dan Ayya) berangkat menggunakan gocar menuju Hotel Lumire. Setiba di sana, kami disambut oleh security.

“Maaf Bu sebelumnya, Ibu berencana menginap di hotel kami ya? Sebelumnya apakah Ibu sudah melakukan pembayaran?,” ucap security tersebut.

“Iya sudah, saya tinggal check in Mbak,” ujarku sembari membawa koper kecil.

“Maaf Bu sebelumnya, peraturan di Hotel Lumire, tidak boleh membawa tamu menginap di usia balita selama masa pandemi ini. Tetapi silahkan Ibu melapor saja terlebih dahulu kepada resepsionist di dalam, siapa tahu ada kelonggaran,” ujar Mbak security ramah.

“Oh baik kalau begitu, biar suami saya saja yang konfirmasi ke dalam.”

Pak suami pun melakukan konfirmasi di dalam. Aku berharap semoga bisa kami menginap di sini, karena lokasinya cukup strategis, di mana bersebelahan langsung dengan Mall Atrium Senen. Apalagi kawasan Senen Jakarta Pusat saat ini baru-baru saja dipercantik oleh pemerintah provinsi, sehingga banyak sekali spot-spot instagramable di sekitaran sini. Sekitar 5 menit pak suami keluar dari dalam lobby hotel. Ternyata aku diminta untuk masuk ke dalam lobby untuk mengonfirmasi kembali ke pihak resepsionis, dikarenakan pemesanan hotel di traveloka atas namaku.

Setibanya di dalam lobby, resepsionist tetap menjelaskan hal yang sama bahwa tidak boleh menginap di hotel ini dengan membawa balita, hal ini memang sudah kebijakan dari pimpinan selama masa pandemi. Aku agak kecewa, namun mau apalagi, karena memang sudah aturannya dan ternyata memang di traveloka telah terdapat warning bahwa hotel ini memiliki kebijakan tidak menerima balita sebagai tamu, namun aku kurang teliti membaca aturan saat memesan tiket hotel. Untungnya saja pihak hotel mau membantuku untuk melakukan refund (pengembalian dana) ke pihak traveloka. Semoga saja suatu saat nanti, kami sekeluarga bisa staycation di hotel ini.

Aku pun keluar hotel sambil menghampiri Ayya yang sednag bermain bersama pak suami di depan hotel. “Tetap nggak bisa Abi, nggak nasib kita nginap di hotel ini,” ujarku.

“Yasudah kalau begitu kita pulang saja,” ujar Pak Suami.

“Yah kok pulang? Kita cari hotel lain saja yuk? Siapa tahu ada yang mau menerima tamu balita Abi,” ujarku masih optimis.

“Yasudah kalau begitu, cobalah cari,” ujar Abi Ayya sambil kembali menemani Ayya naik turun tangga yang ada di depan hotel Lumire.

Sebenarnya menginap di hotel Lumire ini adalah usulan Pak Suami pada awalnya karena bisa sekalian berkunjung ke Mall Atrium yang berada langsung di samping hotel. Aku sendiri sebenarnya ingin staycation di Yello Hotel Harmoni, karena melihat Yello Hotel adalah salah satu hotel yang instagramable di Jakarta dan merupakan hotel bintang 3 yang mewah, bahkan berdasarkan review dari tripadvisor.co.id hotel ini serasa hotel bintang 5 dan tergolong hotel baru karena baru saja berdiri pada tahun 2016.

Aku pun mencoba untuk menelepon Yello Hotel Harmoni yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk No.6 Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Aku menanyakan pada pihak hotel apakah hotel ini menerima tamu balita berusia 2 tahun atau tidak. Dan ternyata hotel ini menerima balita sebagai tamu hotel. Kemudian aku menanyakan kembali, apakah masih tersedia kamar untuk kami staycation  hari ini di sana? Syukurnya jawabannya adalah ya. Aku bertanya kembali, apakah masih tersedia untuk highfloor room? Dan ternyata masih tersisa 1 kamar, tetapi untuk bednya hanya tersedia 2 single bed. Sebenarnya aku agak kecewa dengan jawaban call center ini terkait bed, tetapi tak apalah tih nanti bednya bisa disatukan. Akhirnya aku iyakan saja untuk membooking kamar tersebut dan nantinya pembayaran akan dilakukan secara langsung di resepsionist saat kami tiba.

Yello Hotel Harmoni 
Sumber Traveloka.com


Kami pun bertolak dari hotel Lumire menuju ke Yello Hotel Harmoni dengan menaiki Gocar. Sekitar 15 menit perjalanan kami, karena jalanan Jakarta sore hari itu tidak begitu ramai kendaraan sehingga tidak menimbulkan macet. Tiba di hotel Yello, kami pun disambut security, sebelumnya kami ditanya kembali apakah sudah check in? Kami menjawab belum, kami hanya baru melakukan booking, kami pun dipersilahkan masuk, dengan sebelumnya mencuci tangan kami menggunakan handsanitizer yang disediakan pihak hotel.

Kami pun menuju ke lobi hotel yang berada di lantai 5 dengan menggunakan lift. Saat menaiki lift, desain ruangan di dalam lift didominasi dengan warna kuning. Sangat artistik menurutku desain liftnya, karena biasanya ruangan lift hanya didominasi warna abu-abu saja, namun hotel ini memiliki tampilan yang berbeda.

Setibanya di lantai 5 aku menuju resepsionist untuk melakukan check in. Desain di lobi hotel ini juga sangat menarik, ada beberapa kursi yang disediakan untuk tamu menunggu, ada juga meja yang diletakkan di depan kursi tunggu dan lagi-lagi desainnya amat menarik dan kekinian.

Ruang Tunggu Di Lobbi Hotel

Lobbi Hotel di Lantai 5

Setelah berhasil melakukan check in, aku diberikan kunci kamar 2616 dan dipersilahkan untuk menuju kamar melalui lift yang tersedia di samping kanan resepsionist. Kami bertiga pun naik ke lantai 26. Saat keluar dari lift, kami disuguhi lukisan abstrak yang cantik. Saat menuju ke lorong kamar, juga ada beberapa gambar astistik yang tak kalah menarik.

Tibalah kami di dalam kamar. Kamar ini didominasi dengan warna putih, abu dan juga kuning. Tergolong kamar yang minimalis, tetapi artistik, dengan latar tembok dihiasi dengan lukisan besar yang menggambarkan kawasan sekitar Yello Hotel Harmoni dengan view Monas. Nah, beruntung sekali kami mendapatkan kamar yang memiliki view langsung Monas.

View latar Kamar Tidur

Kamar ini memiliki fasilitas seperti kamar hotel kebanyakan yakni memiliki AC, 32 LCD TV, International and local Tv channels, Sofa, brankas, mini kulkas, tempat tidur, bantal, selimut, toilet (hot water, shower dan  toiletress, tea and coffee maker, 2 botol air mineral berukuran sedang, 2 cup gelas keramik, serta meja dan satu bangku yang menghadap ke kaca luar dengan view kawasan Harmoni Jakarta Pusat serta Monas.

Menurutku beragam fasilitas ini cukup mewah, karena dengan hanya membayar Rp 500.000,- kami sudah bisa menikmati fasilitas dan view yang menarik dari atas kamar dan juga bisa menikmati free breakfast keesokan harinya. Walaupun ada juga sedikit kekurangan, karena kamar hotel ini tidak kedap suara, sehingga suara-suara orang yang sedang mengobrol di kamar sebelah, sedikit banyak terdengar oleh kami. Mungkin saja untuk tipe kamar yang superior, ruangan kamarnya kedap suara.

 

Menikmati Sore dan Malam di kawasan Jakarta Pusat

Akhirnya kami bisa menikmati kawasan di sekitaran Jakarta Pusat, karena selama ini kami hanya berhari-hari stay di kawasan Jakarta Barat. Kami berencana untuk menikmati sore di dalam kamar hotel saja, sebelum akhirnya pada saat usai maghrib kami berencana untuk keluar hotel menuju Mall Atrium Senen untuk berbelanja. Sekitar pukul tujuh lewat kami tiba di Mall Atrium, kami pun berbelanja beberapa keperluan. Namun sayang, ketika akan pulang ke hotel kami tak sempat membeli makanan untuk dimakan di hotel karena gerai makanan sudah tutup lebih awal dikarenakan pandemi. Alhasil, aku hanya membeli snack kerupuk kentang dan juga minuman. Kami kembali ke hotel dengan menggunakan Gocar dan bermaksud memesan makanan melalui go food saja untuk makan malam. Namun lagi-lagi ternyata sudah banyak tempat makanan yang tutup di sekitaran hotel, padahal ada beberapa resto halal menarik yang ada di sekitaran Yello Hotel, seperti restoran Padang Sederhana, restoran Padang Merdeka, Resto Pondok Sedap Malam dan Resto Pondok Laguna yang terkenal akan masakan seafoodnya, Soto Sedaap Boyolali Hj.Widodo dan masih banyak lagi (aku di Jakarta sini cukup selektif memilih resto atau tempat makan, karena khawatir tidak halal). Namun keseluruhan dari resto yang kusebut tadi sudah tutup di jam 9 malam, dikarenakan peraturan pemerintah untuk mencegah penyebaran covid19. Akhirnya aku mencari-cari review makanan yang enak di sekitaran hotel yang masih buka lewat dari jam 9 malam. Dan akhirnya pilihan jatuh pada nasi goreng kambing Kebon Sirih Jakarta Pusat.Karena menurutku nasi goreng ini cukup viral, maka aku pun memesan dua porsi nasi goreng kambing, yang aku satu porsi dan pak suami setengah porsi (kok malah aku yang full ya, hehe).

Sekitar setengah jam nasi goreng pun tiba, kami pun makan malam dengan menu nasi goreng kambing yang menurutku cukup enak. Untuk rasa nasi goreng, sepertinya bumbunya ditambahkan bumbu kambing kemasan yang sering dijual di pasaran, hanya saja kelebihannya banyak sekali potongan daging kambingnya dan juga ukurandagingnya tebal-tebal. Selain itu juga nasi goreng ini dilengkapi dengan acar dan juga emping melinjo. Usai makan malam, aku pun menyempatkan diri untuk selfie sebentar dengan view monas yang tiangnya berwarna pink di malam hari. Usai selfie dan sejenak memandang kota Jakarta dari lantai 26 Yello Hotel aku pun bersih-bersih dan bersiap untuk beristirahat.



Selfie dari dalam kamar dengan view Monas






Pagi Hari di Yello Hotel Harmoni

Saat pagi hari, setelah mandi dan bersiap-siap kami menuju wok n tok (resto Yello Hotel Harmoni) yang berada di lantai 5. Setelah melapor pada petugas resto, kami pun dipersilahkan untuk masuk dan makan menu breakfast  yang tersedia hingga jam 10.00 wib. Untuk pengambilan menu ada beberapa venue yang dibolehkan mengambil sendiri, tetapi ada juga yang diambilkan. Selain itu, untuk mengambil makanan, kami dipersilahkan untuk menggunakan sarung tangan plastik, hal ini merupakan kebijakan dari pihak Yello Hotel selama masa pandemi. Tentunya meja tempat kami makan pun didesain sedemikian rupa agar tidak berdekatan dengan tamu lain.

Untuk suasana resto Wok n Top sendiri sangat artistik, tidak seperti resto kebanyakan, ada meja makan yang didesain seperti sangkar burung, tidak hanya itu lampu-lampu hias yang ada di langit-langit resto juga didesain apik sehingga tampak mewah. Suasana yang amat nyaman untuk bersantai di pagi hari.

Suasana di dalam Wok n Top Yellohotel Harmoni


Menu sarapan yang ditawarkan juga beragam, ada Asian food, Western Food, hingga traditional food. Aku sendiri memilih untuk mencicipi menu bakso kuah. Nah untuk menu ini, kami diambilkan oleh petugas resto, ada dua pilihan kuah, yakni kuah kaldu dan kuah taichan. Tentunya aku memilih kuah kaldu, karena takut akan kepedasan jika mencoba kuah taichan. Untuk porsi baksonya menurutku terlalu sedikit, dikarenakan biasanya makan bakso versi full dan kenyang, hehe, nah ini aku hanya disuguhi 3 bakso kecil (ada yang sapi dan dua bakso seafood), sedikit mie, dua sawi, bawang goreng dan sambal. Tapi cukuplah untuk ukuran sarapan dan ternyata rasa baksonya enak sekali.

Untuk pak suami sendiri, beliau request sarapan nasi. Aku pun mengambil nasi goreng yang kucampur dengan nasi putih, kemudian ayam fillet saos, tahu krispi, rendang dan juga tumisan sayur. Sementara untuk Ayya aku mengambil 1 pastry, 1 roti manis dan 1 donat coklat. Kami juga mengambil beberapa buah potong yang tersedia. Untuk minuman kami mencoba jus apel dan jus nanas. Usai menghabiskan menu sarapan, pak suami mengajak Ayya main ke wok n tok outdoor yang berada di samping resto, nah dari tempat outdoor ini dapat terlihat suasana sekitaran hotel dari lantai 5 hotel. Oh iya, hotel ini juga menyatu dengan hotel Haris Vertue dan Mall Harmoni Exchange sehingga semakin menambah kemewahan view ketika memasuki hotel.

Sebelum aku ikut juga ke bagian outdoor resto, aku ingin mencicipi menu yang lain. Pilihanku jatuh kepada menu western, di mana aku mencoba untuk mengambil daging bacon, sosis, beserta sausnya. Sebelumnya aku ragu daging bacon ini apakah halal dimakan atau tidak, tetapi setelah searching terlebih dahulu aku yakin bahwa daging bacon ini halal, karena terbuat dari daging sapi, walaupun pada awal mulanya daging bacon  memang terbuat dari daging babi. Dan ternyata menu ini amat enak, apalagi ada saos kacang merahnya, daging bacon juga memiliki rasa yang khas dan menggugah selera. Setelah merasa cukup, aku rasa-rasanya ingin mengambil dessert, yakni seperti salad buah atau yang lainnya. Tetapi rasa-rasanya perutku sudah cukup kenyang.

Aku pun menuju ke kawasan outdoor, ternyata di suasana outdoor terlihat ada kolam renang dari hotel Haris yang tepat berada di sebelah hotel Yello, kemudian ada beberapa tempat duduk untuk menikmati sarapan. Namun pagi itu angin cukup kencang, sehingga kami bertiga pun segera masuk ke dalam hotel.

Usai sarapan kami berencana untuk memasuki kawasan game station yang ada di lantai 7. Tapi setelah mencoba beberapa kali untuk naik ke lantai 7 melalui lift, kami tidak berhasil. Ternyata setelah hal ini dikonfirmasi ke resepsionist, lantai 7 memang di lock sementara semasa pandemi. Tentunya aku kecewa mendengar kabar ini, padahal lantai 7 YelloHotel Harmoni inilah yang menjadi incaranku, karena terdapat area bermain anak dan banyak sekali spot-spot menarik yang instagramable. Akhirnya kami memutuskan untuk mengitari kawasan luar hotel sebelum akhirnya check out pada jam 11.30 WIB.

Untuk lain waktu,aku ingin rasanya menginap di Yello Hotel Harmoni lagi, tetapi mencoba room yang family suite di lantai teratas YelloHotel Harmoni dan tentunya tetap memilih view Monas. Dan tentunya aku berharap agar pandemi segera usai, sehingga aku dan keluarga bisa menikmati fasilitas yang ada di lantai 7 Yello Hotel Harmoni.




22 komentar on "Staycation Penghujun Tahun 2020 di Yello Hotel Harmoni Jakarta Pusat"
  1. Rejeki kakak dan keluarga dan juga rejeki Yello Hotel Harmoni buat kami yang cari hotel besok atau lusa nih kakak, rekomen sekali nih pingin nih ke sana lepas pandemi.

    BalasHapus
  2. aamiin.. Boleh sekali Bang.. recommended kalo kt aku hotelnya. Harga ekonomis tp fasilitasnya sprti bintang 5. Apalagi kl sdh selesai pandemi ini, bisa main ke lantai 7 nya ad game station di sana. Semoga pandemi segera berakhir. aamiin

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. kalau kami stay di xtra hotel mbak, boleh dicek arikelnya wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke Kak.. nnti aku cek jg tulisannya ttg xtrahotel ya... pgn jg cb staycation dsana.. 😌😌

      Hapus
  5. Wah informasi ni mbk buat stay di xtra hotel heheh. Masa pandemi belom boleh kmn2 wkwkwk. Tetap stay di rumah. Harus tahan duluh jln2nya

    BalasHapus
  6. Boleh di coba kayaknya, semoga pandemi segera selesai ya... aku juga pengen nginep di hotel yg instgramble 😁

    BalasHapus
  7. Wah, bagus banget hotelnya mbak... kapanlah yaa bisa ke sana juga, masih di rumah aja ini mah...

    BalasHapus
  8. Yello Hotel Harmoni sangat recomended buat Staycation di akhir tahun ya kak.....tulisan ini memberikan informasi yang sangat bermanfaat bagi saya yang memang suka jalan-jalan. sayang lagi pandemic.
    semoga pandemic ini cepat berakhir....banyak agenda jalan-jalan yang tertunda karenanya.

    BalasHapus
  9. Kalo dari liat suasana dan viewnya bagus nih untuk tempat nginap kalo ke jakarta.. hehe.. harganya juga terjangkau...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iy Mbk bner bgt... 500an tp rasa hotel bintang 5.. 😁☺

      Hapus
  10. keren yaa hotelnya. luar negeri style gitu. jadi pengen vacation juga disana huhhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo alfa dicoba... keren hotelnya ini.. dkt jg ama Monas.. hehe

      Hapus
  11. Seru nih yue
    Staycation memang bisa jadi ajang rekreasi saat pandemi gini
    Hotelnya pun mewah yaa
    Mupeng ehh

    BalasHapus
  12. Di tengah pandemi yang gak kunjung usai ini, staycation akhirnya jadi pilihan pengusir kebosanan ya mbak. Seneng pasti kalo hotelnya nyaman kaya gini, bikin betah leyeh-leyeh :))

    BalasHapus
  13. Enak banget ya mbak bisa staycation di hotel sekeren itu😍🀩

    BalasHapus
  14. Serunya yang masih bisa staycation di masa pandemi ini. Refreshing bareng keluarga emang seru banget ya kak, hehe.

    BalasHapus
  15. Asyik banget pengalamannya dek. Menginap di hotel jadi salah satu pilihan untuk bisa refreshing

    BalasHapus
  16. Kayaknya aku bakal betah nih nginep di sini karena didominasi warna yellow. hehehe. Btw, itu jadi belanja-belanja gak mba? dapat diskonan apa aja? *kepoo

    BalasHapus
  17. Kalo di Jakarta hotelnya mewah-mewah semua ya ayue..tapi ya begitu,budgetnya juga mesti tebal yah..senang sekali bisa staycation di Jakarta.

    BalasHapus
  18. alahai, asyiknya bisa staycation. btw, aku juga beum kesampaian lho mbak bisa nginap di villa puncak. semoga suatu hari ya...

    BalasHapus
  19. bagus hotelnya.. jadi rindu jakarta.. dah lama ga ke sana.. semoga pandemi covid segera hilang..

    BalasHapus