Top Social

Resep Ayam Bakar Taliwang dan Sambal Favorit

Senin, 22 Maret 2021

Siapa di sini yang suka menikmati ayam bakar? Nah,bagi teman-teman sekalian yang suka makan ayam bakar, boleh nih dicoba memasak varian ayam bakar taliwang . Menu ini dijamin enak dan bikin nafsu makan bertambah loh.

                                               


             

                Ayam bakar taliwang adalah makanan khas Lombok (Mataram). Pertama kali mencicipi ayam taliwang saat aku berkesempatan mengunjungi Lombok di tahun 2014. Dan ternyata, rasa ayam taliwang itu memang ngangenin hingga saat ini, rasanya khas, bumbunya menurutku sangat pas, apalagi bagi para penyuka pedas seperti aku.

Baca juga Amazing Lombok 

                Dari pengalamanku yang seringkali mencoba beragam resep masakan, menurutku ciri khas masakan Lombok itu, untuk bumbu dasarnya tidak berbeda jauh dengan bumbu dasar masakan-masakan dari Bali. Masakan khas Lombok seringkali menggunakan kencur, cabe, kemiri, kunyit, terasi, bawang merah, bawang putih di hampir setiap bumbu masakannya. Sebut saja dalam memasak ayam bakar taliwang, sate lilit, serta ayam suwir Lombok untuk pelengkap nasi puyung. Nah, bumbu dasar tersebut juga banyak digunakan di beberapa masakan Bali, seperti saat memasak ayam betutu, ayam suwir bumbu bali, sate lilit khas Bali dan lawar khas Bali.

                Ciri khas penggunaan bumbu seperti kencur, terasi, kemiri,  kunyit dan bumbu lainnya dalam masakan khas Bali dikenal dengan istilah Base Genep (dalam bahasa Bali, base berarti bumbu). Base Genep menggunakan setidaknya minimal 15 bumbu yang memuat unsur darat dan laut di dalamnya, hal inilah kemudian yang membuat masakan Bali memiliki cita rasa yang khas. Adapun unsur darat berasal dari rempah-rempah yang tumbuh di darat, sementara unsur laut berasal dari garam dan terasi.

                                                            

Sumber gambar :kintamani.id

Baca juga Bumbu Base Genep

                 Bumbu Base Genep khas Bali


         Bagi penyuka masakan dengan bumbu rempah yang kuat, rasa dan aroma yang segar serta cita rasa pedas, sangatlah cocok untuk menyukai masakan-masakan khas daerah Lombok dan Bali. Nah, tentunya, masakan-masakan khas tersebut dapat kita masak sendiri di rumah.

       Percaya atau tidak saat memasak masakan khas Lombok atau Bali, saat sedang menumis bumbunya, secara pribadi aku memiliki satu kesenangan tersendiri di dalam hati yakni saat menghirup aroma masakannya, karena tercium amat harum dan menggoda.

         Nah, berikut aku bagikan resep ayam bakar taliwang yang sangat lezat. Resep ini adalah hasil kreasi resep yang resep aslinya aku dapatkan dari fanspage facebook @resep istimewa (recipe by @siska_dewi_lestari). Dijamin enak dan wajib dicoba.

           

               Ayam Bakar Taliwang :

           Bahan :

           6-7 potongan ayam ukuran sedang (saya gunakan paha atas) (bisa ayam potong atau              ayam kampung).

          Bumbu halus :

          6 siung bawang merah dan 2 siung bawang putih

6 buah cabe merah keriting

2 buah cabe rawit hijau (bisa ditambahkan jadi 5 buah jika suka pedas).

1 buah kemiri

1 sachet terasi (me : terasi abc)

3 cm kencur

Secukupnya minyak goreng untuk menumis

400 ml santan dari ¼ kelapa

2 sdm gula merah (gula jawa)

1 lembar daun salam

½ sdt garam

2 sdt kaldu jamur (kaldu bubuk)

2 sdt kecap manis

Secukupnya kecap manis saat memanggang ayam.


Cara Membuat :

Cuci bersih ayam,

Tumis seluruh bumbu halus hingga wangi.

Masukkan garam dan kaldu bubuk, aduk rata.

Masukkan santan, aduk hingga mendidih. Masukkan gula merah dan juga kecap.

Terakhir masukkan ayam, masak hingga air set.

Panggang ayam menggunakan Teflon atau Teflon grill (khusus panggangan) atau bisa juga dipanggang di alat pemanggang menggunakan bara.

Oles-oleskan sisa bumbu ungkepan ayam tadi saat memanggang. Balik ayam,beri sedikit kecap. Kemudian balik kembali, oleskan sisa bumbu taliwang. Siap disajikan.



         Nah, ayam taliwang ini akan terasa lengkap jika disantap dengan menggunakan sambal. Berikut aku bagikan juga cara membuat sambal favorit aku (resep ini aku dapatkan dari Mbak Selvia Makarim di IG). Jenis sambal ini bisa dijadikan pendamping makan saat menikmati nasi dan lauk lainnya, dijamin nagih dan rasanya pas.

Berikut bahan dan cara membuat sambal favorit.


1 buah bawang merah

1 buah bawang putih

½ buah tomat merah

Cabe keriting+cabe rawit (sesuaikan dengan selera, kalau aku 5 cabe merah, cabe rawitnya sekitar 30)

1,5 sdm gula merah

½ sdt garam

Secukupnya kaldu bubuk.


Cara membuat

Goreng semua bahan, kecuali garam, gula merah, kaldu bubuk.

Uleg dengan menggunakan ulegan batu,kemudian masukkan garam, gulamerah dan kaldu bubuk, uleg lagi sampai rata, tes rasa.

Untuk membuat sambal ini wajib diuleg ya, jangan diblender, karena rasanya akan berbeda, lebih nikmat diuleg tangan. Nah selamat mencoba.

 

Oke teman-teman sekalian, demikian resep ayam bakar taliwang dan sambal favorit dari aku. Silahkan dicoba ya. Yuk masak.

 

6 Tempat Penting di Sekitaran Palmerah Jakarta Barat

Senin, 15 Maret 2021

            Dulu, waktu masih kuliah pasca di Yogya, aku pernah nyeletuk ke teman, “kamu nanti kalo udah lulus kuliah mau tinggal di mana rencana?.” Temanku menjawab kalau dia bakalan pulang ke Mataram dan bisa jadi bakalan jadi dosen di sana. Nah kalau aku malah jawab gini pas ditanya balik, “aku sih pengen jadi menteri, cara paling tepat untuk bisa gapai itu, ya minimal tinggal di Jakarta, hehe,” jawabku ngasal (tapi dalam hati, memang pengen jadi menteri gitu, walau mungkin bakalan diketawain orang cita-citaku ini, tapi kan ya, who knows, beberapa tahun kemudian? Aamiin. Dan ternyata setelah melewati 3 tahun pascaobrolan kami tadi, aku benar-benar tinggal di Jakarta, karena diboyong suami tinggal di sini.


Ondel-Ondel (sumber gambar, kompasiana.com)


            Nah, jadi gini loh teman-teman, aku itu sudah cukup malang melintang tinggal di Jakarta selama kurang lebih tiga tahun, tepatnya di Jakarta Barat, lebih tepatnya lagi di kawasan Palmerah. Awal-awal pindah ke sini tuh, aku resign dari kerjaanku di Bengkulu sebelumnya yang adalah seorang pengajar di beberapa perguruan tinggi. Semenjak pindah ke sini, aku sama sekali belum ngajar  tatap muka lagi, kecuali ngajar online di Universitas Terbuka, kangen juga sih sebenanrnya pengen ngajar lagi (eh kok malah curhat).

            Awal aku tinggal di sini tuh, aku masih suka bingung gitu dengan daerah sekitar. Nah apalagi kan aku nggak punya teman sama sekali tuh pascapindah ke sini, jadinya hidup serasa hampa dan sungguh sedih, karena suami pergi kerja pagi hari dan baru selesai kerja ketika sudah jam 9 malam, bahkan bisa jadi lebih lama dari itu.

            Tapi, alhamdulillah juga karena semakin hari, aku jadi terbiasa juga dengan ‘kesendirianku’ di kota ini. Memang sih ada satu komunitas yang aku ikuti setiap satu minggu sekali di sini, yang membuatku akhirnya mengenal beberapa orang teman (jadi kan bisa sekedar kepo-kepo gitu kan ya tentang beli baju bayi yang murah dimana? Beli sayur yang lengkap di mana? *emakemakmodeon*.

            Di kawasan Palmerah ini ternyata terdapat beberapa tempat penting dan cukup terkenaldi Indonesia. Jadi bisa jadi pilihan juga untuk teman-teman sekalian yang nanti ada rencanamau stay di daerah mana kalau suatu waktu mau pindah ke Jakarta, khususnya Jakarta Barat. Nah, walaupun kawasan ini termasuk kawasan padat penduduk, tetapi menurutku cukup worth it lah untuk dijadikan kawasan tempat tinggal. Berikut adalah 6 tempat penting yang ada di kawasan Palmerah.


1.    Kampus Bina Nusantara

Nah, pasti tahu dong ya sama nama BINUS? Ada yang masih belum kenal dengan nama salah satu Universitas Swasta Terbaik di Indonesia ini? Kalau belum tahu, yuk sini kenalan. Nah Binus University awalnya adalah sebuah lembaga pendidikan komputer jangka pendek yang berdiri pada tanggal  21 Oktober  1974 dengan nama Modern Computer Course.  Kemudian lambat laun berkembang menjadi AMIK (Akademi Manajemen Informatika dan Komputer)Bina Nusantara, kemudian brkembang pesat hingga akhirnya pada tanggal 8 Agustus 1996 Binus University berdiri secara sah dan diakui pemerintah. 

                                                        

Kampus Binus Anggrek (Sumber Gambar, binus.ac.id)

Kalau kalian akan berkunjung ke sekitaran Palmerah ataupun nantinya akan menetap di sekitaran sini, kalian akan bertemu dengan tiga kampus Binus sekaligus (yakni Kampus Binus Syahdan, Binus Kijang dan juga Binus Anggrek).  Untuk kampus Binus Syahdan dan Binus Kijang sendiri itu berada di dalam pemukiman padat penduduk. Sementara kampus Binus Anggrek berada di dekat kampus Binus Syahdan, hanya saja berada di pinggir jalan raya Kebon Jeruk. Untuk kampus yang paling mewah tampilannya ya Binus Anggrek,karena ketika masuk ke sana, seperti mall teman-teman,karena dilengkapi fasilitas escalator, Starbucks dan A&w).

 

 

2.     The Jakarta Post

Nah kalau TheJakartaPost sudah pada tahu juga kan? Ya pasti tahu dong ya, itu loh salah satu surat kabar harian berbahasa Inggris yang terbit di Indonesia. The Jakarta Post bermula dari gabungan 4 media di bawah  arahan Menteri Penerangan Ali Moertopo dan Politikus Jusuf Wanandi. Setelah pertama diterbitkan pada tanggal 25 April 1983, The Jakarta Post pada tahun 1994 berhasil menjadi surat kabar pertama di Indonesia yang berhasil go international. Nah, kantor media The Jakarta Post ini terletak di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat. Saat ini, The Jakarta Post masih eksis untuk terbit cetak, walau juga hadir dalam platform digital.

 

3.     Kompas Gramedia

Bagi kalian para pecinta buku, pasti nggak asing kan ya dengan Kompas Gramedia? Nah gedung pusat Kompas Gramedia ini berada di Jalan Palmerah, bersebelahan dengan pasar Palmerah dan Gedung The Jakarta Post. Di depan Gedung ini juga tersedia toko buku gramedia yang menjual buku-buku terbitan gramedia. Jika ada promo sale biasanya akan bertaburan diskon buku besar-besaran di toko buku ini. Perlu diketahui juga teman-teman, bahwa mendiang Jakoeb Oetama (pendiri Kompas Gramedia) pada saat wafat  tanggal 9 September 2020 lalu, sebelum dimakamkan, disemayamkan terlebih dahulu di Gedung Kompas Gramedia yang berada di Jalan Palmerah ini.


Baca juga Soes enak yang ada di Jakarta 


4.     Plaza Slipi Jaya

Tempat ini berada di sekitaran daerah Slipi, namun masih berada di kawasan Kecamatan Palmerah. Hanya sekitar 10 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor dari kawasan kampus Binus Kijang Palmerah, kita sudah bisa mengunjungi salah satu mall yang ada di daerah ini. Memang sih, mall ini tidak sebesar mal-mall lainnya yang ada di Jakarta Barat, seperti Central Park, Mall Taman Anggrek atau Mall Citraland, tetapi cukuplah Plaza Slipi Jaya ini digunakan untuk sekedar nongki-nongki cantik ataupun sekedar cuci mata. Ada beberapa gerai yang cukup banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar Palmerah ketika pergi ke Plaza Slipi Jaya, yakni Giant, Pizza Hut, Dunkin Donuts, Solaria, Optik Melawai, Mr.DIY, Miniso, Panties pizza, Bata, dan masih banyak lagi.

 

5.     Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita

                                        

RSAB Harapan Kita (sumber gambar, konsula.com)

Nah Rumah Sakit ini sering juga disebut Rumah Sakit Harkit. Rumah Sakit ini dikenal sebagai Rumah Sakit terbaik di Indonesia sebagai pusat kesehatan Ibu dan Anak. Seiring dengan perkembangannya, untuk saat ini telah dibuka juga beberapa poli spesialis lainnya,seperti poli penyakit dalam, poli bedah umum, poli orthopedi dan masih banyak lagi poli spesialis lainnya. Banyak sekali pasien-pasien dari daerah-daerah di Indonesia, khususnya pasien anak yang memiliki permasalahan penyakit serius yang kemudian dirujuk ke rumah sakit ini. Rumah Sakit ini didirikan oleh Yayasan Harapan Kita pada tanggal 22 Desember 1979 dengan nama Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita. Awalnya rumah sakit ini merupakan rumah sakit swasta, namun pada tahun 1998, secara resmi Rumah Sakit ini secara resmi diserahkan ke Pemerintah.

Rumah Sakit ini beralamat di Jalan Letjen S.Parman Kav.87, Slipi, Palmerah Jakarta Barat (berseberangan dengan Plaza Slipi Jaya).

 

6.     Rumah Sakit Pusat Kanker Dharmais.

Jujur saja, waktu aku pertama kali tahu kalau Rumah Sakit Pusat Kanker itu dekat berada di daerah Palmerah, aku sempat bergidik merinding. Saat itu, aku tak sengaja melewati Rumah Sakit tersebut karena usai melakukan pemeriksaan rutin kehamilan di RSAB Harapan Kita. Ternyata kedua Rumah Sakit ini bersebalahan. Tentunya aku bergidik ngeri melihat papan Rumah Sakit tersebut, karena mengingat betapa ganasnya penyakit tersebut ketika telah menimpa seseorang. Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit ini ya teman-teman, aamiin.

Rumah Sakit Dharmais merupakan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional di Indonesia yang berdiri sejak 30 Oktober 1993. Adapun pembangunan awal Rumah Sakit ini sudah sejak tahun 1988,yang mana ide pertama berasal dari Presiden Soeharto, dengan maksud mendirikan pusat kanker terpadu yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, berawal pada tahun 1988, Prof. Dr.dr. Arry Haryanto beserta tim dari Fakultas Kedokteran UI dan tim kesehatan mulai merancang RS khusus Kanker di Indonesia dan akhirnya resmi berdiri 5 tahun kemudian.

 

  Nah, gimana nih menurut teman-teman sekalian? Strategis banget kan kawasan Palmerah ini?. Selain 6 tempat tadi, ada juga Pasar Tanah Abang yang dekat dengan kawasan ini. Jika tidak macet, dengan menggunakan kendaraan bermotor, kita sudah bisa tiba di Pasar Tanah Abang (yang berlokasi di Jakarta Pusat) hanya dengan waktu 10 menit saja. Kalian pasti tahu kan dengan wilayah Pasar Tanah Abang? Siapa sih yang tak kenal dengan Pusat Grosir Tekstil terbesar di Asia Tenggara ini (Surga Belanjanya Ciwi-Ciwi nih, hehe).

 Oke baiklah teman-teman, setelah tahu beberapa tempat penting yang ada di sekitaran sini, ada yang mau stay  di Palmerah juga kah?.

 

 

 

 

 

 

Sumber Tulisan

Web.binus.edu

m.merdeka.com/profilthejakartapost

megapolitan.kompas.com/jacoebutamawafat…

www.rsabhk.co.id

www.dharmais.co.id


Cooking For Healing

Senin, 22 Februari 2021

             Sebagian dari kita pasti pernah merasa jenuh dan bosan atas aktivitas yang dijalani. Terlebih saat ini, kita semua sedang dalam satu ujian yang sama yakni dalam masa pandemi covid19  yang membuat beberapa aktivitas kita menjadi terbatas dan terasa monoton. Yang seharusnya kita bisa bebas berkunjung ke tempat wisata saat weekend atau hari libur panjang, untuk saat ini sepertinya lebih baik kita berpikir berulang kali untuk melakukannya.


Lonjakan kasus covid 19 semakin tinggi, sementara tidak sedikit juga masyarakat yang abai akan protokol kesehatan. Belum lagi biaya test antigen yang tinggi ketika ingin berkunjung ke luar kota, membuat kita juga berpikir untuk lebih menghemat budget dibandingkan harus mengikuti keinginan untuk berlibur.


            Suka tidak suka, mau tak mau saat ini kita sudah hampir satu tahun hidup berdampingan dengan virus corona. Awal kedatangan virus ini tentu saja membuat ku juga cukup stres, karena suami melarang untuk pergi ke luar rumah, bahkan untuk membeli sayur saja kami membelinya secara online. Sempat waktu itu aku menangis tengah malam karena membayangkan hari-hariku yang sangat membosankan berada di rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, kami pun memberanikan diri untuk keluar rumah, dengan menggunakan protokol kesehatan tentunya. Kesehatan pun sangat kami jaga, pokoknya kalau bisa jangan sampai sakit. Jika sudah mulai timbul gejala tak sehat, semisal flu atau demam, maka kami prioritaskan untuk istirahat total. Aku dan suami pun rutin mengkonsumsi habbattussauda dan madu setiap hari untuk menjaga imun tubuh kami dan alhamdulillah menurutku kedua obat herbal ini amat nyata khasiatnya.


                                


            Sebelumnya, aku sering sekali flu berat minimal satu bulan sekali, tetapi semenjak rutin mengkonsumsi dua obat herbal tersebut, penyakit flu yang menimpa ku sudah jarang bahkan nyaris tak pernah kambuh. Selain itu kami sekeluarga juga berusaha meluangkan waktu minimal satu kali seminggu untuk berolahraga berjalan kaki sekitar 1 jam saat pagi atau sore hari di sekitaran komplek rumah.


            Selain menjaga kesehatan fisik, tentunya sangat penting juga menjaga kesehatan rohani. Sangatlah wajar ketika kita merasa jenuh saat ini. Biasanya saat sudah tak tahu lagi harus bagaimana, aku biasanya suka mendengarkan ceramah via youtube, biasanya aku akan mencari keyword sesuai dengan suasana hati yang sedang kualami, misalnya ‘ketika sedang bersedih’ atau ‘tips agar bersabar’ atau misalnya ‘mengapa aku diuji’.


Saat ini aku sangat suka mendengar ceramah yang disampaikan oleh Ustad Dr.Syafiq Riza Basalamah, karena menurutku penyampaian ceramah oleh beliau amat enak didengar dan hal-hal yang disampaikan sesuai dengan sunnah dan syariat. Biasanya setelah mendengarkan ceramah beliau, serasa ada lecutan rasa optimis dan ada rasa untuk segera introspeksi diri.

 

Cooking for Healing

            Terkadang kita sudah berusaha untuk semaksimal mungkin bersabar dan kuat menjalani hari-hari. Bahkan berusaha untuk meningkatkan ibadah dan mendengarkan ceramah agar hati tak cepat ‘berkerut’. Namun apa daya, terkadang air mata menetes jua, entah apa sebabnya, kita pun tak bisa mengetahui. Namun jika ditanya jujur, penyebabnya adalah jenuh, ingin kembali seperti dulu lagi, ingin hidup normal kembali. Namun tentunya hal ini tak mungkin untuk digapai dalam waktu dekat, butuh waktu yang panjang tentunya.


            Tentu tak mungkin juga kalau kita terus terhanyut dalam rasa sedih. Biasanya kalau hati sudah mulai tak karuan, aku akan mencoba untuk memasak menu-menu baru yang belum pernah aku masak sebelumnya. Mulai dari membeli bahan dan memilih bahan aku lakukan sendiri. Biasanya aku berbelanja seminggu sekali ke pasar tradisional, nah berbelanja bahan makanan pun sebenarnya menjadi hiburan tersendiri loh bagi ku pribadi. Untuk bahan-bahan yang dikira tak ada di pasar tradisional, biasanya aku akan membelinya di minimarket dekat rumah.


            Untuk resep masakan yang aku masak, biasanya aku ambil resepnya dari food influencer yang ada di instagram. Aku punya salah satu foodinfluencer favorit yang ada di Instagram. Menurutku menu yang dimasak luar biasa, namun bahan dan caranya gampang, jadi seperti easy cooking gitu. Selain itu, Mbak yang satu ini menurutku kocak abis, kadang suka ketawa gitu kalau lagi baca caption atau story yang diupload di IG.


           Adalah Mbak Andini Putri Pribadini a.k.a @andinskitchen yang notabene sekarang stay di Bekasi, setelah sebelumnya ia stay di Palopo (Sulawesi Selatan), yang resep-resepnya suka aku recook dan aku stalking (ups!, hehe), karena berisi ide-ide masak yang menurutku easy cooking tapi hasilnya maksimal.

           

            Nah berikut adalah hasil recook resep dari Mbak Andin, yang sudah aku praktekkan dan rasanya menurutku endeuus banget dan cara masaknya gampang.

 

CORNDOG HANJIPYEONG




            Nah buat para pecinta drakor, pasti tahulah ya,sama Oppa Hanjipyeong yang ada di start up? Pasti tahu lah,masa iya nggak, wkwk. Nah Oppa satu ini kan suka banget makan corndog tuh, nah cemilan ini nih ternyata gak sulit loh bikinnnya. Menurutku setelah selesai recook emang enak banget ini makannnya, apalagi pas lagi hangat-hangat gitu, jadi mozarelanya melar-melar gitu pas digigit. Berikut resep dan cara buatnya yah, dengan resep yang sedikit aku modifikasi (recook by Andinskitchen)

 

Bahan Tepung Basah :

180 ml susu UHT cair

1 butir telur

150 gram terigu

2 sdm gula pasir

½ sdt garam halus

2 sdt baking powder

(semua bahan dicampur rata menggunakan whisker/sendok, diamkan di dalam freezer selama 20 menit)

.

.

Bahan tepung kering :

Tepung terigu biasa secukupnya

Tepung Roti halus secukupnya

(masing-masing pisahkan dalam piring yang berbeda).

.

.

2 buah sosis ukuran besar dipotong tiga

6 potong keju mozzarella (dipotong sesuai panjang ukuran sosis).

6 tusuk sumpit bamboo.

.

.

Gula halus secukupnya untuk taburan.

Parsley kering untuk taburan

Saos sambal/ tomat dan Mayonaise untuk cocolan.

.

Cara membuat :

1 Tusuk sosis, kemudian mozzarella di bagian atas.

2. Gulingkan ke adonan tepung kering, adonan basah, terakhir tepung roti, ulangi dua kali ya, lalu rapikan seperti pentungan ayam.

3. Goreng di minyak yang sudah panas (minyaknya agak banyak agar terendam), kecilkan api agar tidak cepat gosong. Goreng sebentar saja.

4.     Angkat,tiriskan

5. Tata rapi di atas piring saji, taburkan sedikit gula halus dan parsley.

6. Cocol dengan saos sambal dan mayonnaise. Selamat mencoba.

 

Baca juga 

Resep Cumi Asam Manis ala Yue

Resep Bakso anti gagal


Nah untuk resep yang kedua yaitu,


 TAHU BAKSO LUNAK

(Untuk resepnya aku modif sedikit yah)



Bahan :

500 gram daging (sekitar 200 gram daging ayam+300 daging sapi yang ada sedikit lemaknya)

10 sdm tepung tapioka

2sdm bawang putih iris goreng

1 sdt garam

2 sdt kaldu jamur/kaldu bubuk

1,5 sdt gula pasir

2 butir telur

(semua bahan digiling halus dengan menggunakan chopper yah).

.

.

4 tahu cina putih (usahakan jangan yang asem yah), ptong bagi dua jadi segitiga,kerok tengahnya, sisa kerokan tahu masukkan ke adonan chopper tadi lalu aduk rata.

.

.

Bahan kuah :

2 batang daun bawang

1 batang seledri

2 sdt garam

2 sdt kaldu jamur/kaldu bubuk (Sesuai selera, kalau sukaasin tambahkan saja kira-kira)

Secukupnya merica bubuk

Kurang lebih 2 liter air.

.

.

Pelengkap :

Beberapa lembar Pokcoy, rebus sebentar, tiriskan.

Irisan daun bawang

SambelRawit (rawit+bawang putih,direbus lalu haluskan dengan blender, tumis dengan sedikit minyak hingga wangi, gunkan api kecil agar bau mesin blender hilang, kemudian masukkan secukupnya garamdan kaldu bubuk).

.

.

Cara membuat :

Masukkan daging giling ke tahu yang sudah dikerok sebelumnya,kemudian kukus.

Karena ada sisa adonan daging gilingnya, aku masukkan 1 buah tahu cina, lalu aku bulatkan seperti bakso,aku rebus sebentar lalu kukus hingga matang.

.

Didihkan air, masukkan 2 sdm bawang putih iris yang telah digoreng+2 batang bawang daun+seledri+kaldu jamur+merica bubuk+garam.Masak hingga mendidih.

.

Susun di mangkok, tahu bakso lunak, bakso lunak,kuah, pokcoy rebus.Siram dengan kuah yang sudah didihkan, tambahkan irisan daun bawang, tambahkan sambel rawit. Lezaat, pas banget dihidangkan waktu musim hujan seperti sekarang.

 

 

POKCOY SIRAM SAUS TIRAM

(Untuk resep sedikit aku modifikasi ya)



Bahan :

Sekitar 18 buah daun pokcoy berukuran sedang

3,5 sdm bawang putih yang diiris, lalu goreng hingga kering kecoklatan, kemudian cincang kasar.

.

Bahan saos tiram :

200 ml air

2 sdm kecap manis

1 sdm kecap asin

1 sdm saos tiram

¾ sdm minyak wijen

1 sdt gula pasir

1,5 sdt kaldu bubuk

½ sdt garam halus.

2 sdm maizena

(Letakkan seluruh bahan saos di atas panci aduk hingga rata, lalu masak hingga mendidih).

.

.

Cara membuat :

Rebus sebentar Pokcoy di air yang telah mendidih (Jangan terlalu lama, agar pokcoy masih berwarna hijau dan masih krenyes-krenyes saat dimakan)

Siram dengan saos tiram, kemudian tata bawang putih goreng cincang di tengahnya.

Ini rasanya enak banget segar. Mirip dengan masakan chinesse food gitu.Dijamin nagih. Yuk dicoba.

 

            Nah, sahabat sekalian, itu tadi 3 resep hasil recook aku dari resep Mbak Andin yang ada di Ig @Andinskitchen. Yakin deh sama aku,memasak itu healing banget loh buat kita-kita. Apalagi masakan yang kita buat hasilnya enak dan nagih, tambah senang deh rasanya. Tapi harus ingat juga ya, kalau masak itu bawaannya harus happy dan ikhlas loh, karena di balik masakan yang enak, biasanya ada dapur yang berantakan dan cucian piring yang menumpuk, hehe. Tapi toh gak masalah kan ya, selagi dikerjakan dengan happy, pasti dapur bakalan kinclong lagi dan tentunya hati ikutan happy karena ada makanan enak. So, tunggu apalagi, yuk masak.

 

 

                                   

 

 

Pelatihan Pengembangan Bisnis UMKM Kuliner

Minggu, 14 Februari 2021

 Kelas Online Pelatihan Pengembangan Bisnis UMKM Kuliner 

Melalui SkillAcademy.com By Ruang Guru



    Secara sadar atau tidak, kehidupan masyarakat Indonesia sangatlah berkaitan dengan para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Bayangkan saja, ketika pagi hari sebagian dari kita sudah terbiasa untuk kulineran dengan membeli bubur ayam, belum lagi membeli gorengan, atau lontong sayur. Belum lagi ketika ada keperluan rumah tangga yang dirasa perlu untuk dilengkapi, semisal minyak goreng, garam, atau sabun mandi, maka kita juga akan berbelanja ke warung yang ada di dekat rumah. Selain itu, ketika rambut kita serasa sudah tidak rapi, salon/barbershop di dekat komplek rumah juga tak absen kita datangi.

 

        Menurut UU Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), defenisi dari Usaha Mikro yakni usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha milik perorangan, sementara Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar. Usaha Menengah sendiri memiliki pengertian yaitu usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar.

        Secara sederhana, UMKM dapat didefinisikan berdasarkan pendapatan yang dihitung pertahun. Untuk Usaha Mikro merupakan suatu usaha yang dimiliki oleh seseorang dengan pendapatan bersih  pertahun di bawah Rp50 juta, jenis barang yang dijual tidaklah sama, tempat usaha tidak menetap, dan cenderung tidak melakukan administrasi keuangan secara jelas. Usaha Kecil merupakan usaha yang memiliki pendapatan bersih di bawah Rp 300 juta pertahun; tidak ikut serta dalam kegiatan ekspor/impor dan modaljuga terbatas. Sementara Usaha Menengah adalah usaha yang memiliki keuntungan bersih tidak lebih dari Rp 500 juta per bulan (dihitung tidak berdasarkan kekayaan tanah dan bangunan). Usaha Menengah telah memiliki manajemen usaha yang modern, pernah melakukan administrasi keuangan dan memberkan jaminan sosial kepada para pekerja.

Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia semakin hari semakin meningkat jumlahnya. Hal ini jelas faktanya dikarenakan menurut BPS, untuk data tahun 2020 jumlah ratio usia produktif Indonesia berada di angka 70,72 % dari jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah 270,20 juta jiwa. Usia-usia produktif inilah yang kemudian menjadi para pelaku UMKM.

Keberadaan para pelaku usaha UMKM ini tidak dapat dipandang sebelah mata, karena keberadaan mereka inilah yang mampu mengurangi jumlah tingkat pengangguran dan imbasnya adalah mampu meningkatkan daya serap ekonomi di Indonesia.

 

UMKM di Bidang KULINER yang Menjanjikan

Usaha UMKM yang cukup digandrungi saat ini adalah UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Banyak sekali hadir bentuk-bentuk UMKM di bidang ini, seperti usaha warung tenda, usaha catering makanan, usaha minuman kekinian (minuman boba, milktea, dsb); usaha kuliner unik kekinian (aneka kreasi makanan yang dikemas menarik dan kekinian, seperti corndog ala Korea, dimsum bakar, brownies fughy, dsb); serta usaha cemilan (seperti keripik talas, keripik sukun, stik sayur, dsb); dan masih banyak lagi.

Keberadaan UMKM kuliner yang makin tinggi tingkat peminatnya, membuat daya saing di bidang ini pun menjadi semakin tinggi. Butuh banyak kemampuan untuk meningkatkan omset setiap bulannya agar mampu bertahan. Tidak hanya tingkat kreatifitas yang diperlukan dalam mengelola UMKM kuliner, namun juga dibutuhkan manajemen keuangan yang baik, teknik marketing communication  yang baik dan juga pengetahuan digital marketing yang mumpuni. Kesemua kemampuan ini harus dan wajib dimiliki sebenarnya oleh para pelaku UMKM, karena jika dikuasai dengan baik, tentunya akan menjaikdan pelabelan ‘UMKM Naik Kelas’ bisa menjadi kenyataan.

 

Upaya Peningkatan Kualitas Usaha UMKM Kuliner

Dalam upaya peningkatan kualitas usaha UMKM di bidang kuliner, tentunya dibutuhkan proses pembelajaran di dalamnya. Tentunya sulit jika para pelaku UMKM saat ini harus datang berkumpul untuk mendapatkan pembelajaran di suatu tempat, megingat saat ini kita sedang diserang wabah pandemic covid 19. Belum lagi mereka harus mengeluarkan budget yang terkadang tidak sedikit untuk satu kali pelatihan, dikarenakan biaya transportasi menuju lokasi pelatihan bisa jadi cukup tinggi. Belum lagi biaya registrasi pelatihan yang juga tinggi (yang tidak semua pelaku UMKM mampu membayar biayanya).

Oleh karenanya untuk mengatasi persoalan di atas, kelas online bagi pelaku Usaha UMKM di skillacademy.com by Ruang Guru hadir untuk dapat menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi pelaku usaha UMKM dalam meningkatkan kemampuan bisnis. Selain biaya yang dikeluarkan terjangkau, para peserta di kelas online ini juga bisa dibimbing oleh para ahli yang expert di masing-masing bidangnya.


Sumber Gambar www.skillacademy.com


 Rekomendasi Kelas Online yang Harus diikuti Bagi Pelaku UMKM, khususnya UMKM Kuliner.

      Di Skillacademy.com sendiri tentunya banyak sekali kelas yang bisa diikuti untuk mengembangkan kemampuan bisnis. Kelas-kelas yang dibuka memiliki tema-tema pelatihan yang menarik dan kekinian.


Sumber Gambar www.skillacademy.com



        Berikut adalah dua kelas yang sangat saya rekomendasikan untuk diikuti bagi para pelaku UMKM, khususnya usaha kuliner, baik bagi yang baru akan memulai atau pun yang ingin mengembangkan usahanya.

 

     Kelas Online Bisnis dan Keuangan di skillacademy.com by Ruang Guru


Sumber Gambar : www.skillacademy.com


Di kelas online UMKM skill academy  diadakan kelas belajar online bagi para pelaku usaha UMKM, dengan para pembimbing yang sangat menguasai bidangnya. Khusus untuk para pengusaha UMKM di bidang kuliner yang baru akan memulai atau yang ingin mengembangkan usahanya direkomendasikan mengikuti kelas-kelas ini, terkhusus bagi pelaku usaha UMKM di skill academy ini.

 Salah satu kelas yang recommended yakni kelas dengan kategori Bisnis dan Keuangan dengan tema kelas ‘Sukses Mengelola Keungan UMKM’. Tentunya pengetahuan skill mengelola keuangan amat penting bagi pelaku UMKM kuliner untuk mengembangkan usahanya dan agar terhindar dari mengalami kerugian. 

Di dalam kelas ini akan dibahas tuntas mengenai pembukuan, mulai dari pengenalannya, mengetahui konsep dasar akuntansi, dan juga pembukuan berbasis akrual. Tentunya kelas ini sangat baik untuk  diikuti oleh para pemilik bisnis UMKM kuliner, baik pebisnis pemula atau pun para pebisnis yang ingin mengembangkan bisnisnya. Bagi yang ingin mengetahui pembukuan dasar akuntansi atau mempelajari lebih lanjut tentang akuntansi, ataupun bagi pebisnis pemula yang memerlukan dasar dalam akuntansi pembukuan. Adapun tujuan umum dari kelas ini adalah para peserta dapat memahami dan menjelaskan tahapan pembukuan untuk mengelola UMKM yang tepat.

Instruktur pada kelas ini yakni Bernard Hasiholan, serorang Head of Finance di salah satu start up teknologi di Jakarta. Sehari-hari ia bekerja memimpin 4 tim,yaitu tim Finance, Accounting, Tax dan Investor Relations & Legal. Dunia akuntansi sudah ia geluti sejak ia menempuh pendidikan S1 di Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,jurusan akuntansi. Selain itu, Bernard juga memiliki sertifikat Professional Financial Modeller di tahun 2016.

Topik yang dibahas dalam kelas ini yakni pengenalan pembukuan, pembukuan berbasis kas, konsep dasar akuntansi, pembukuan berbasis akrual, Summary, serta Self Assesment. Nah sebelum memulai kelas, terdapat course overview dalam bentuk video dan diadakan midtest bagi peserta. Kemudian setelah berlangsung setiap materinya terdapat midtest pada masing-masing materi (tentunya hal ini dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta terkait materi yang telah dipelajari). Seusai seluruh materi dan tes dilangsungkan juga akan ada ujian akhirnya.

Para peserta akan mendapatkan 6 video pembelajaran, sertifikat, serta dua dokumen. Selain itu ada bonus tambahannya, yakni bisa mengikuti career mentoring untuk mendapatkan panduan membuat CV, menyusun profil LinkedIn, menulis surat lamaran dan cara menghadapi interview. Kelas ini sendiri mendapatkan ulasan User 4.9 dari 4560, recommended banget kan!

Nah, untuk biaya mengikuti kelas ini, kita hanya perlu membayar Rp 150.000,- , di mana kelas ini sebenarnya dibanderol dengan harga Rp 500.000,- . Jika kita mendaftar sekarang juga, maka akan mendapatkan potonngan tersebut. Jadi menurut saya worth it banget dong ya!, dengan harga segitu kita bisa dibimbing oleh orang professional dan mendapatkan banyak manfaat tentunya. Karena urusan kemampuan mengelola keuangan dengan baik, merupakan kewajiban nomor satu yang harus dimiliki oleh para pengusaha UMKM kuliner.

 

-          Kelas Online 2 Jam Pahami Digital Marketing untuk Memulai Bisnis Anda

Nah, untuk kelas bisnis yang satu ini juga sangat recommended diikuti oleh para pelaku bisnis UMKM kuliner. Karena seiring perkembangan zaman, kemampuan memasarkan produk melalui perangkat digital amat diperlukan. Pada kelas ini, peserta akan diajak untuk melihat potensi digital marketing untuk entrepreneur dan pelaku bisnis. Di sini akan dipelajari tentang perbedaan offline dan digital marketing, mulai dampaknya, biayanya serta orang yang terlibat. Instruktur akan mengajak para peserta untuk melakukan target audience dan menerapkan berbagai platform digital marketing untuk bisnis. Dengan mengidentifikasi masing-masing platform sebagai media digital marketing, maka diharapkan para pelaku UMKM mampu menentukan sendiri platform dan chanel marketing mana yang cocok untuk bisnisnya.

        Kelas ini dipandu oleh instruktur bernama Rama Dhonanto, di mana ia telah aktif dalam dunia digital marketing selama lebih dari lima tahun. Saat ini, ia menjabat sebagai CEO dari perusahaan digital agency, Heroleads Indonesia. Latar belakangnya sebagai digital marketer membuatnya banyak membantu perusahaan dari berbagai sektor untuk menangani masalah periklanan. Ia juga pernah bertugassebagai mentor, penasihat dan dosen tamu di beberapa universitas serta peusahaan digital terkemuka di Indonesia dalam hal marketing.

        Kelas ini mendapatkan review 5 dari 50.000 peserta (wow banget kan ya!). Di kelas ini juga terdapat 17 video, pembelajaran, exam, 2 dokmen dan sertifikat. Untuk mengikuti kelas ini, kita hanya harus membayar uang sebesar Rp 213.000 (kita bisa hemat Rp.767.000,- loh jika daftar sekarang). 

Nah, menurut saya untuk kelas yang dipandu instruktur sekeren dan seexpert ini, dengan bayaran sebesar itu sangat-sangat worth it loh! Bayangkan dengan hanya membayar dengan besaran uang tersebut, kita bisa mendapatkan berbagai pengetahuan terkait digital marketing. Bagi usaha UMKM Kuliner tentunya ini penting sekali, karena zaman sekarang konsumen terkadang memutuskan untuk membeli produk kuliner berdasarkan review dan iklan yang ada di dunia digital.

 

Dengan berkembang pesatnya usaha UMKM kuliner di Indonesia, tentunya membuat para pelaku usaha ini harus mampu bersaing dengan baik. Masih banyak sekali kelas-kelas terkait pengembangan usaha UMKM recommended lainnya yang dapat diikuti di skillacademy.com by Ruang Guru. Untuk saat ini tentunya, siapa pelaku usaha yang memiliki kemampuan, itulah yang akan bertahan.

 

 

 

Sumber Referensi :

Maulida,Sri https://www.researchgate.net/publication/322538819_Peluang_dan_Tantangan_Pengembangan_Usaha_Mikro_Kecil_Menengah_UMKM_Dari_Berbagai_Aspek_Ekonomi/link/600fd64c299bf14088c0caec/download

https://setkab.go.id/hasil-sensus-penduduk-2020-bps-meski-lambat-ada-pergeseran-penduduk-antarpulau/

https://www.merdeka.com/jateng/mengenal-kepanjangan-umkm-beserta-jenis-dan-contohnya-kln.html?page=2

https://skillacademy.com/