Top Social

Bebek Kaleo Kemanggisan VS Kebon Jeruk

Kamis, 23 Desember 2021

Resto Bebek Kaleo Kemanggisan VS Resto Bebek Kaleo Kebon Jeruk


            Hola Sobat sekalian.. Beberapa minggu lalu, aku bersama keluarga kecilku mencicipi kuliner bebek goreng yang ada di kawasan Jakarta Barat. Kebetulan aku dan suami, sama-sama penggemar kuliner bebek goreng, jadi paslah untuk akhir Minggu, kami pergi menyantap santapan bebek goreng.

            Satu minggu sebelumnya, aku dan keluarga kecilku pergi ke Resto Bebek Kaleyo Kemanggisan, lokasinya cukup dekat dari rumahku, dekat dengan Kampus Binus Anggrek Jakarta Barat. Suasana depan parkiran saat itu cukup rame, dikarenakan memang weekend dan saat itu memang sedang hujan rintik, jadi sesuailah untuk beberapa keluarga berkunjung ke sana. Saat masuk ke depan resto, ada tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun cair (karena harus patuh prokes yah). Kami disambut oleh karyawan Bebek Kaleyo Kemanggisan dengan sangat ramah, kami dipersilahkan masuk ke dalam resto dan diberi petunjuk untuk memilih ruangan.”Untuk berapa orang Ibu?,” ujar salah satu karyawan. “Untuk bertiga Kak,” jawabku. “Oh silahkan ke sini Kak.” Aku meminta agar kami diberi ruangan yang AC, karena kalau yang tidak berAC, nanti bisa bersama-sama pengunjung  yang merokok.

Suasana Resto Bebek Kaleyo Kemanggisan yang Bersih dan Nyaman
Foto dari Dokumen Pribadi


            Suasana resto sangat nyaman dan bersih. Desain interiornya pun sangat menarik,di mana di dominasi warna hitam dan kuning. Ada lambang  gambar bebek yang dilukis cukup besar di depan dinding. Di dalam resto juga disediakan meja lesehan yang tersusun rapi. Menurutku ini recommended ya kalau untuk interiornya, karena selain bersih, resto ini juga sangat nyaman. Jujur saja, aku itu agak risih kalau misalnya datang ke Resto atau Rumah Makan yang kurang menjaga kebersihan, baik itu di bagian lantai atau pun saat penyajian. Menurutku kebersihan saat menyantap makanan itu nomor 1 ya, karena memang kita dianjurkan untuk menyantap makanan yang bersih dan sehat, suasana tempat makan pun harus bersih, karena terkait kesehatan.

            Di dalam ruangan makan, terdapat tempat mencuci tangan yang didesain sangat unik, menyerupai batok kelapa dan juga keran. Ada juga bunga juntai yang dihias sedemikian rupa, sehingga menambah kenyamanan saat menyantap makanan. Kalau untuk soal desain ruangan dan ruangan, Resto ini recommended sekali.



            Nah untuk varian harga, cukup ramah di kantong ya. 1 porsi bebek goreng itu seharga Rp 35.000,- hingga Rp 45.000. Ada varian bebek muda dan juga bebek potong. Kalau aku sih lebih suka bebek potong ya, karena lebih terasa dagingnya, kalau bebek muda itu terlalu lembut dan sedikit dagingnya. Bebek potong maksudnya di sini adalah bebek yang sudah cukup besar, bukan bebek yang masih berusia muda. Varian makanannya cukup banyak, selain beraneka varian masakan bebek, seperti bebek goreng krispi, bebek sambel rica, bebek masak khas Madura, bebek panggang, bebek gulai, serta sate bebek. Ada juga varian lain, seperti kulit krispi (nah ini kesukaan anakku yah, karena gurih dan kriuk-kriuk ketika dimakan), kemudian ada tahu tempe goreng, pete bakar dan varian sayuran, seperti sayur asem, oseng jamur, dan tumis bunga pepaya (favorit aku sih tumis bunga papaya). Pilihan nasinya juga ada 3, yakni nasi putih biasa, nasi uduk dan juga nasi merah. Kalau favorit aku sih nasi uduk ya, karena ada gurih-gurihnya gitu, hee.

Bebek Kaleyo Kemanggisan
Menu : Bebek Goreng Sambal Madura, Kremesan, Tumis Bunga Pepaya.


            Varian minumannya pun beragam, ada es teh, es lemon tea, es thai tea, es dawet Jawa, es kelapa muda dan masih banyak lagi. Kalau favorit aku sih es Thai Tea ya, karena rasanya seger gitu, habis makan pedas sambal bebek, kemudian langsung nyeruput es Thai Tea.. ah… segar.

            Pelayanannya cepat dan ramah ya. Karyawannya pun berseragam rapi dan berpenampilan menarik. Kemudian yang jadi catatan penting itu, mereka sangat sopan dan gerak cepat. Pokoknya recommended kalau soal pelayanan. Soal rasa kalau menurutku sih enak ya, kalau dikasih nilai, itu soal rasa 8 dari 10. Hanya saja menurutku ukuran bebeknya kurang gede, agak kecil, tapi ya cukup mengenyangkan sih ya, karena ada nasi dan varian lain yang bisa dipesan. Untuk sambelnya enak, banyak lagi, kita dikasih satu tempat sambal yang biasanya ada di tempat makan bakso gitu, nah bebas tuh mau nambah sambal berapa kali, asal kuat aja sama rasa pedas.hehe. Kemudian untuk porsi sayurnya juga agak sedikit menurutku, harusnya sih dengan harga segitu agak dibanyakin gitu porsinya, hehe. Tapi its OK, tetap recommended.  Ayook, bagi kalian yang suatu waktu mampir sekitaran kampus Binus Anggrek, boleh banget nih mengunjungi Resto Bebek Kaleyo Kemanggisan yah.



Resto Bebek Kaleyo Kebon Jeruk

            Nah setelah mengunjungi Resto Bebek Kaleyo Kebon Jeruk, aku jadi mikir sepertinya ini Resto semacam franchise gitu, soalnya menu yang ditawarkan sama, desain interiornya pun hampir sama. Kalau yang di Kebon Jeruk ini agak jauh ya dari rumahku yang di Palmerah, karena Restonya ada di jalan Kembangan, Jakarta Barat, sekitar setengah jam dari daerah Palmerah.

Suasana Resto yang nyaman, dekat dengan jalan raya. Bisa menikmati bebek sambil menikmati lalu lalang kendaraan, kebersihan terjamin, karena dibatasi kaca yang amat bersih.
Sumber foto : dokumen pribadi.


            Desain interiornya juga menarik, hanya saja tidak seluas yang ada di Kebon Jeruk. Resto ini bersebalahan dengan Resto Ayam Goreng Suharti. Kalau kita memilih tempat yang AC, maka kita akan menikmati santapan sambil menikmati mobil yang sedang lalu lalang, karena area resto sangat dekat dengan jalan, hanya dihalangi kaca putih bening yang amat bersih.

            Saat itu aku memesan menu yang hampir sama dengan yang aku pesan sebelumnya di Resto Bebek Kaleyo Kemanggisan, hanya saja saat itu aku memesan bebek goreng sambel rica. Ternyata sambel rica itu, sambel yang dilengkapi dengan irisan daun jeruk dan kemangi, sambelnya cukup pedas. Aku memesan ekstra kriuk/kremesan, agar rasa bebek yang kusantap terasa lebih gurih. Untuk varian sayurnya, di sini porsinya lebih banyak dibandingkan yang ada di Kemanggisan. Oh ya, resto ini juga sudah dilengkapi dengan sertifikat halal MUI, jadi aman yah.

Menu : Bebek Potong Goreng Sambal Rica-Rica, Kulit Krispi Goreng, Tumis Bunga Pepaya,
Ice Thai Tea


            Kalau soal rasa sih sama ya, tidak ada perbedaan menurutku, tapi ya itu tadi, kalau aku yang memang hobi makan, sepertinya harus pesan dua porsi bebek deh, biar puas, heheheh, tapi saat itu aku hanya memesan 1 porsi. Untuk makan bertiga itu sekitar Rp 180.000,- ya, worth it sih menurutku, masih terjangkau, toh sesekali ini, biasanya sih aku masak di rumah, hehe.

            Nah, buat kalian yang mengunjungi kawasan Jakarta Barat, yuk mari mampir ke kedua resto ini, kalau aku sih recommended banget yah, apalagi kalau mau duduk santai bareng keluarga sambil menikmati bebek goreng yang enak, cocok banget nih.