Top Social

Tradisi Makan Bandeng Di Betawi

Senin, 08 Februari 2021

             Siapa di sini yang tak kenal dengan ikan bandeng? Ikan bandeng memiliki rasa yang khas jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Rasa daging ikannya amat gurih dan memiliki tebal daging yang cukup tebal. Di Indonesia sendiri,ikan bandeng cukup mudah untuk ditemui, karena banyak dijual di pasar maupun tempat pelelangan ikan.

            Ikan bandeng merupakan jenis ikan air asin Pasifik berwarna perak yang bertelur di perairan pantai dangkal. Habitat asli ikan ini adalah di laut asln,tetapi sudah banyak yang membudidayakannya juga di air tawar.Pembudidayaan ikan ini dikarenakan jumlah permintaan pasar yang tinggi untuk mengkonsumsi ikan bandeng.

            Produk olahan ikan bandeng pun telah banyak diproduksi,salah satunya adalah bandeng presto. Makanan khas Semarang ini,tentunya amat disenangi oleh banyak masyarakat. Bandeng presto memiliki rasa yang khas dan juga nikmat,apalagi jika disantap dengan sambal pedas dan juga nasi panas,hmm,yummy!!.

            Ikan bandeng jika diolah dengan menggunakan presto, manfaat yang didapatkan justru lebih banyak. Hal ini dikarenakan saat dipresto, sisik ikan bandneg tidak dibuang. Sisik ikan bandeng ternyata kaya akan kolagen dan mengandung antioksidan,sehingga dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

 

Tradisi Makan Bandeng di Betawi

            Saat menjelang perayaan imlek seperti sekarang ini, di daerah Betawi terdapat tradisi makan bandeng. Khususnya di daerah Jakarta Barat,yakni di Rawa Belong, akan ditemukan penjaja ikan bandeng dadakan saat musim imlek akan tiba. Bandeng yang dijual saat menju perayaan imlek berbeda dengan bandeng kebanyakan,karena rata-rata memiliki bobot 2 kg per ekor.  Bahkan menurut pengakuan salah satu penjual ikan bandeng di Rawa Belong (Seperti dilansir dari megapolitan.kompas.com), ikan bandneg khusus untuk Imlek dipelihara khusus, agar bobot yang dimiliki lebih besar dibandingkan ikan bandeng biasanya. Pedagang ikan bandeng pun meraup untung yang tak sedikit saat perayaan imlek akan tiba.

            Tentunya, aku pun merasakan tradisi imlek ini ketika sudah tiga tahun tinggal di sekitar Jakarta Barat. Berdasarkan pengamatanku memang banyak sekali penjual ikan bandeng dadakan yang hadir menjelang perayaan imlek. Di sekitaran jalan Rawa Belong (dekat dengan Universitas Bina Nusantara, akan banyak penjual ikan bandeng, tentunya dengan ukuran bandeng yang besar-besar dan segar.




            Tradisi makan Bandeng di Betawi ini sebenarnya bukan berarti masyarakat Betawi yang mayoritas muslim turut merayakan Imlek, hanya saja memang masyarakat ini akan mengadakan tradisi makan bandeng bertepatan dengan perayaan imlek. Biasanya bandeng akan dimasak pindang, dipanggang atau dimasak asin. Menjelang imlek itu sendiri, biasanya ada tradisi kirim bandeng ke rumah mertuabagi masyarakat asli Betawi. Semakin besar dan banyak ikan bandeng yang dibawa maka akan dianggap menantu kesayangan (unik ya tradisinya J ).

            Untuk tradisi mengantar bandeng bagi masyarakat asli Betawi tidak hanya dilakukan saat menjelang imlek saja, tetapi juga dilakukan saat akan melakukan hantaran ke rumah calon mertua. Biasanya bandeng yang dibawa juga bandeng yang berukuran besar. Semakin besar ikan bandeng yang dibawa, maka akan dinilai semakin baik calon menantunya.

 

Tradisi Makan Bandeng Bagi Masyarakat Cina di Betawi Saat Imlek

Saat imlek tiba, masyarakat Cina yang ada di Betawi juga menyantap ikan bandeng. Ikan bandeng dianggap membawa unsur air dalam perayaan imlek, di mana dalam perayaan imlek terdapat unsur air, darat dan udara yang harus disajikan dalam menu masakan. Pakar kuliner Wiliam Wongso (dikutip dari kumparan.com) menyatakan bahwa ikan bandeng dalam sajian imlek, melambangkan ikan dalam bahasa Cina yakni ‘Yu’yang berarti kekayaan dan keberuntungan. Selain itu menurutnya ikan juga dapat menjaga dirinya dari berbagai hambatan.

Biasanya masyarakat Cina Betawi membeli ikan bandeng berukuran besar juga saat perayaan imlek.Karena ikan bandeng ini beukuran besar,makaketika disantap duri-durinya pun berukuran besar, sehingga tidak membahayakan seperti bandeng-bandneg kecil kebanyakan yang banayk duri kecilnya. Menurut Wiliam Wongso ikan bandeng tersebut tidak dipotong-potong atau dibelah,melainkan disajikan utuh, karena jika dipotong akan memotong rezeki. Biasanya ikan tersebut akan dimasak pindang, asam manis, pesmol, kukus dan dibakar.

             Ikan bandeng tidak hanya enak disantap, tentunya ikan ini juga memiliki beragam manfaat loh bagi kesehatan. Berikut beberapa manfaat mengkonsumsi ikan bandeng.

1.      Menjaga Kinerja Fungsi Syaraf

Ikan bandeng memiliki kandungan B1 atau tiamin,di mana vitaminini berperan penting dalam menjaga fungsi sistem syaraf, melancarkan pencernaan dan juga mencerna karbohidrat.

2.      Mencerdaskan Otak

Ikan bandeng banyak mengandung omega 3, di mana asam lemak esensial (omega 3) tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karenanya sangat baik untuk mengkonsumsi bandeng. Seperti diketahui,omega 3 sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan,khususnya pada anak.

3.      Merawat Kesehatan Tulang dan Gigi

Kandungan kalsium, magnesium dan fosfor pada ikan bandeng sangat penting untuk membantu memenuhi kesehatan tulang  dan gigi, terkhusus pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan.  Sering mengkonsumsi ikan bandeng dapat mencegah kerusakan tulang di kemudian hari.

4.      Mencegah Anemia

Kandungan vitamin B12 dan asam folat pada ikan bandneg memiliki fungsi dalam pembentukan sel darah merah.Hal inilah yang dapat membantu mencegah anemia. Seperti diketahui anemia dapat menimbulkan gejala lemah dan lesu.

5.      Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin A, zat besi, dan protein pada ikan bandeng memilikiperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya pada anak. Selain itu, protein juga dibutuhkan untk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak serta membuat komponen imunitas untuk melawan infeksi virus.

 

 

 

 

Sumber

https://www.alodokter.com/ini-manfaat-ikan-bandeng-untuk-mpasi, diakses pada tanggal 8 Februari 2020.

8 komentar on "Tradisi Makan Bandeng Di Betawi"
  1. selain memang enak, ternyata banyak banget manfaat ikan bandeng yaa...

    BalasHapus
  2. Ikan bandeng memang banyak gizi dan punya kelebihan mudah di budidayakan

    BalasHapus
  3. Saya termasuk pecinta bandeng presto. Kalau pulang ke Jawa yang kucari dipasar adalah bandeng presto digoreng dengan baluran telur. Aih, saya jadi kepengen sekali memakannya sekarang. heheh.Tradisi itu rupanya dilestarikan di daerah betawi ya, ini benar-benar menarik.

    BalasHapus
  4. Aku suka makan bandeng, asal sudah dipresto mba hehehe
    Baru tau nih kalo ternyata kalo ada tradisinya bagi masyarakat Betawi. Semoga terus dilestarikan :))

    BalasHapus
  5. Banyak sekali manfaat ikan bandng ini ya...rasanya juga lezat dan enak lho

    BalasHapus
  6. Ikan bandeng emang enak banget nih. Apalagi kalau dipanggang. Yummyy..😋

    BalasHapus
  7. Wahh.. Berarti sekarang ada yang pesta bandeng nih. Kan masih suasana imlek. Hehe

    BalasHapus
  8. Asik baca-baca tradisi gini. Jadi banyak tau kalau nanti pergi ke daerahnya. Penting emang makan ikan, banyak manfaatnya.

    BalasHapus